Kamis, September 10, 2009

Beladiri2 dahsyat Indonesia yang wajib diketahui



Indonesia adalah negara besar yang mempunyai berbagai macam kebudayaan yang kaya akan khazanah seni dan nilai luhur tradisional. Diantara yang bisa diketahui adalah dari seni beladirinya. Berikut adalah sedikit dari beladiri asal Indonesia yang patut kita banggakan ...=
1. pencak silat=Tradisi silat diturunkan secara lisan dan menyebar dari mulut ke mulut, diajarkan dari guru ke murid. Karena hal itulah catatan tertulis mengenai asal mula silat sulit ditemukan. Kebanyakan sejarah silat dikisahkan melalui legenda yang beragam dari satu daerah ke daerah lain. Seperti asal mula silat aliran Cimande yang mengisahkan tentang seorang perempuan yang menyaksikan pertarungan antara harimau dan monyet dan ia mencontoh gerakan tarung hewan tersebut. Asal mula ilmu bela diri di Indonesia kemungkinan berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai, dan tombak. Seperti yang kini ditemui dalam tradisi suku Nias yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.

Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat dipastikan. Meskipun demikian, silat saat ini telah diakui sebagai budaya suku Melayu dalam pengertian yang luas,[1] yaitu para penduduk daerah pesisir pulau Sumatera dan Semenanjung Malaka, serta berbagai kelompok etnik lainnya yang menggunakan lingua franca bahasa Melayu di berbagai daerah di pulau-pulau Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan lain-lainnya juga mengembangkan sebentuk silat tradisional mereka sendiri. Dalam Bahasa Minangkabau, silat itu sama dengan silek.
Spoiler for pencak silat:


2. Benjang=Benjang adalah salah satu kesenian tradisional Sunda yang berasal dari di sekitar Ujungberung, bandung timur. Dalam pertunjukannya, selain “ngibing” yang mirip dengan pencak silat, juga dipertunjukkan gerak-gerak perkelahian yang mirip gulat. Menurut salah seorang sesepuh benjang yang tinggal di Desa Cibolerang Cinunuk Bandung, benjang sudah di kenal oleh masyarakat sejak tahun 1820, ia menyebutkan bahwa benjang berasal dari desa Ciwaru Ujungberung. Akan tetapi ada pula yang menyebutkan bahwa benjang berasal dari Cibolerang Cinunuk. Ternyata kedua pendapat ini bukan hanya isapan jempol belaka. Sampai sekarang kedua daerah ini merupakan basis atau pusat berkumpulnya kesenian benjang. benjang hampir mirip seperti Gedou – gedou di aceh, Marsurangut di tapanuli, Atol di daerah rembang, di daerah Jawa Timur ada Patol, di daerah Banjarmasin disebut Bahempas. dan sedangkan di jawa barat disebut Benjang

Seperti pada olah raga gulat, dalam kesenian benjangpun dikenal berbagai teknik dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah dogong. Dogong adalah gerakan saling mendorong antar pemain benjang dengan mempergunakan halu (antan) dalam sebuah lingkaran atau arena. Yang terseret ke luar garis lingkaran dalam dogong itu dinyatakan kalah. Biasanya gerakan dogong diiringi lagu Rincik Manik dan Ela-Ela.
Spoiler for Benjang:


3. Tarung Derajat=Seni Ilmu Olah Raga Bela Diri TARUNG DERAJAT dideklarasikan kelahirannya dibumi persada Indonesia tercinta, di Bandung 18 Juli 1972 oleh peciptanya seorang putra bangsa yaitu Guru Haji Achmad Dradjat yang memiliki nama julukan dengan panggilan AA Boxer. Nama panggilan AA Boxer diterapkan dan melekat pada diri Achmad Dradjat, setelah dirinya mampu dan berhasil menggunakan dan menerapkannya Seni Pembelaan Diri karya ciptanya didalam berbagai bentuk perkelahian, dimana butuh dan harus BERKELAHI atau BERTARUNG dalam rangka BERJUANG untuk mempertahankan kelangsungan hidup, menegakan kehormatan dan membela kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari selaras dengan kodrat hidupnyanya. Asosiasi resmi beladiri ini adalah KODRAT (Keluarga Olahraga Tarung Derajat). Olah raga ini mempunyai spesifikasi perpaduan lima unsur daya gerak yang terdiri dari "kekuatan", "kecepatan", "ketepatan", "keberanian", dan "keuletan". TARUNG DERAJAT itu Seni Ilmu Olah Raga Bela Diri yang memiliki ciri khas dan kemandirian tersendiri, seperti Sistem Pembelaan Diri Reaksi Cepat yang Praktis dan Efektif dengan gerak anggota tubuh yang Realistis dan Rasional. Hal itu adalah, Logika dan Tindakan Moral yang memanfaatkan senyawa daya gerak Otot, Otak serta Nurani untuk digunakan terutama pada upaya Pemeliharaan Keselamatan dan Kesehatan hidup, seperti Menghindari dan mempertahankan diri dari segala bentuk tindak kekerasan yang merusak derajat moral kemanusiaan dan Menghormati persamaan hak dan kewajiban dalam pergaulan umum dimanapun berada, serta Pencegahan dan Pemulihan penyakit fisik dan mental yang menumbuhkan kerusakan pada tatanan kehidupan, misalnya: Persaingan hidup dan Keserakahan. Tarung Derajat merupakan olah raga beladiri (seni keperkasaan) yang murni melatih kekuatan fisik (tubuh), dengan kata lain dalam Tarung Derajat tidak terdapat materi tentang tenaga dalam. Walaupun Tarung Derajat dikenal -- oleh masyarakat -- sebagai olahraga fisik yang keras, tapi sama sekali ia tidak mengajarkan anggotanya untuk bersikap jumawa. Bahkan sejak awal Sang Guru, Aa Boxer, sebagai pencipta olahraga ini berkomitmen bahwa Tarung Derajat merupakan olahraga beladiri yang menekankan pembentukan akhlak, serta pribadi mandiri yang berhati nurani serta mempunyai watak yang lembut dan bijaksana. Hal ini tercermin dalam beberapa motto filosofis (doktrin) Aa Boxer: "Aku Ramah Bukan Berarti Takut, Aku Tunduk Bukan Berarti Takluk", "Jadikanlah Dirimu Oleh Diri Sendiri", "Aku Belajar Tarung Derajat untuk Mengalahkan Diriku Sendiri, Tapi bukan untuk Dikalahkan Orang Lain".
Spoiler for Tarung Derajat:


kitapun harus banga karena Silat yang berasal dari Indonesia berhasil dibuat film Action kelas internasional!

0 komentar:

Posting Komentar

 

Kaskus.Us

Jasa Murah Edit & Bikin Blog

Copy Paste Copyright © 2009 Original Designed by Ipietoon Edited by akunamasao